PENANAMAN NILAI MORAL MELALUI METODE BERCERITA DI RAUDHATUL ATHFAL RAUDHATUL ISLAH MARGOSARI PAGELARAN UTARA PRINGSEWU
(1) Prodi Sistem Informasi, STMIK Pringsewu
(2) 
Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai moral melalui metode bercerita di R.A. Raudhatul Ishlah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan melalui tiga siklus yang masing -masing siklus terdiri dari persiapan, pelaksanaan, observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan antara lain: buku cerita bergambar, boneka, barang-barang tiruan, tanaman, gambar, dan CD atau video. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai-nilai moral yang cukup baik melalui metode bercerita. Metode penanaman nilai moral yang diterapkan banyak membawa pengaruh positif terhadap perkembangan moral anak dan melalui penghayatan isi cerita, lambat laun anak akan merubah perilakunya yang semula tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang ada menjadi lebih baik sesuai dengan tokoh yang diperankan dalam cerita.
Keywords
References
Darmadi, H. (2009). Dasar Konsep Pendidikan Moral. Bandung: Alfabeta.
Depdiknas. (2003). Standar Kompetensi Pendidikan Anak Usia Dini Taman Kanak Kanak dan Raudhatul Athfal. Jakarta: Depdiknas.
Hazlitt, H. (2003). Dasar-dasar Moralitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hidayat, O.S. (2000). Metode pengembangan moral dan nilai-nilai agama. Jakarta: Universitas Terbuka.
Isjoni. (2009). Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
Koyan, I.W. (2000). Pendidikan moral pendekatan lintas budaya. Jakarta: Depdiknas.
Miller. (2003). Mengasah Kecerdasan Moral Anak. Bandung:Kaifa.
Poerwadarminta,W.J.S. (2007). Kamus umum bahasa indonesia edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Soenarjati & Cholisin. (1994). Dasar dan konsep pendidikan pancasila. Yogyakarta: Laboratorium PMP dan KN.
Article Metrics
Abstract View
: 236 times
Download : 510 times
DOI: 10.54892/jpgmi.v1i1.4
Refbacks
- There are currently no refbacks.

